Selamat Tahun Baru 1428 H
Muharram telah menyambut kita. Begitu mesra penuh optimis ia menyapa kita. Dengan penuh senyum ia katakan:
Welcome …….Ahlan wa sahlan …….
Selamat datang ……
Wahai hamba yang penuh harapan. Harapan tuk selalu mendapat Ridho-Nya
Bagimana dengan kita? Apakah sudah siap memasuki pintunya?
Apapun, dimanapun dan siapapun diri kita pasti ingin lebih baik dari pada tahun lalu. Kita tahu ada 3 momen waktu yang selalu mengiringi perjalanan hidup manusia, masa lalu, saat ini, dan masa depan atau kemarin, sekarang dan esok hari. Masa lalu biarlah berlalu karena ia tak akan pernah kembali. Apapun yang menimpa kita di masa lalu tak kan pernah bisa kita ubah. Kesempatan yang kita sia-siakan tak akan pernah kembali. Amanah waktu di masa lalu tak bisa kita minta kembali. Mari kita jadikan semua yang berlalu dari kita, sebagai bahan instropeksi dan muhasabah. Kita ambil semua itu untuk perbaikan di waktu yang akan datang.
Apa yang telah kita perbuat tahun lalu?
Bagimana dengan sholat kita, puasa kita, zakat kita dan seluruh ibadah kita?
Saat Allah dan para malaikat turun ke bumi mengunjungi hamba-hambaNya yang bermunajat, berdo’a dan mohon ampun, sedang apa diri kita?
Saat adzan berkumandang kemana kita melangkahkan kaki?
Saat kita ditimpa masibah, apa yang kita lakukan?
Saat kita diberi nikmat oleh Allah, apa yang kita lakukan?
Berapa ayat Al-Qur’an tiap hari kita baca?
Berapa banyak kita sebut asma Allah dalam dzikir?
Berapa banyak kita baca sholawat atas Nabi Muhammad SAW?
Berapa banyak kita berpuasa sunnah dalam sebulan?Berapa banyak shodaqoh yang kita berikan pada yang berhak?
Berapa sering kita mengkaji ilmu-ilmu Allah dalam majlis ta’lim?
Sudahkah kita memberikan manfaat bagi Saudara-saudara kita?
Sudahkan kita persiapkan masa depan kita yang sebenrnya?
Masa depan adalah sesuatu yang ghaib. Siapapun kita tidak akan pernah mengetahui masa itu. Tahun depan, bulan depan, esok hari bahkan sedetik kemudian kita tidak pernah sanggup mengetahui apa yang akan kita alami
Waktu kita yang sebenarnya adalah hari ini, saat ini, detik ini. Itulah milik kita, yang telah diamanahkan oleh Sang Pemilik Waktu kepada kita. Sungguh rugi besar jika kita selalu sia-siakan waktu kita.
Barang siapa yang hari ini lebih buruk dari kemarin maka ia adalah orang yang celaka, barang siapa yang hari ini sama dengan kemarin maka ia adalah orang yang rugi dan barang siapa yang hari ini lebih baik dari kemarin maka ia adalah orang yang beruntung.
Selamat Tahun Baru 1428 H…… Semoga kita menjadi lebih baik. Taqobbal Allahu minna wa minkum, sholatana wa sholatakum, shiyamana wa shiyamakum, kulla ibadatina wa kulla ibadatikum. Kullu ‘ammin wa antum bikhoir
Muhamad Mujari < arieatsari@gmail.com > <1 Muharram 1428H>
